Penemu "Partikel Tuhan" Meraih Nobel Fisika 2013

Penemu "Partikel Tuhan" Meraih Nobel Fisika 2013

Partikel Tuhan

dzargonphysics.blogspot.com. Pada tahun 2013, Dunia Fisika kembali menjadi pemenang Nobel Fisika 2013. Penghargaan diraih oleh Peter Higgs dan Francois Englert untuk teori Higgs yang mampu menjelaskan proses pembentukan massa yang menjadi penyusun materi.

Hasil penelitian ini kembali menegaskan teori Stephen Hawking (baca mengenai: The Grand Design) mengenai asal usul alam semesta kemudian diberi sebutan "Partikel Tuhan". Hawking berpendapat bahwa alam semesta yang terbentuk setelah terjadinya dentuman besar atau lebih dikenal sebagai Big-Bang adalah sebuah mekanisme unik yang menciptakan dirinya sendiri. Menurut Hawking Massa dan energi yang terbentuk dari keseluruhan alam semesta berasal dari ketidakadaan. Kemudian Materi dan Energi adalah bentuk dari energi positif membentuk ruang (space) yang dijelaskan sebagai energi negatif. 

Terilhami dari persamaan Einstein, Hawking menghasilkan pemikiran yang luar biasa mengenai kekekalan Energi dan Materi, Hawking sangat jelas menjadikan Space atau Ruang antara dua titik yang sama sekali tidak memiliki partikel apa-apa atau hampa sebagai konsekuensi kemunculan energi positif.

Peter Higgs, 84 Merupakan Fisikawan Inggris dan Francois Englert, 80, dari Belgia mendapatkan penghargaan Nobel untuk teori yang menjelaskan tatanan sub atom sebagai mekanisme partikel. Hal ini dibuktikan melalui penelitian panjang dan pembuktiannya dilakukan di Instalasi partikel CERN Jenewa, Swiss tahun 2012.

Partikel temuan Higgs dan Englert bersala dari medan yang memenuhi seluruh alam semesta (universe), Meskipun Medan yang dimaksudkan tak kasatmata akan tetapi keberadaannya telah dipastikan, bahkan tanpa medan ini manusia dan seluruh materi yang ada di alam semesta tidak akan pernah ada. Medan boson ini yang membuat sebuah partikel memiliki massa.

Partikel 50 Tahun Penelitian

Penelitian yang dilakukan oleh Higgs dan Englert adalah hasil dari penelitian yang berkepanjangandalam bidang kajian fisika materi. Pada awal penelitian tahun 1964, Partikel Higgs-Bosons yang ditemukan oleh Robert Brout menjadi dasar yang paling penting dalam penemuan Higgs dan Englert. Hal yang menarik adalah penolakan atas hukum kekekalan energi mengenai energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnakan lagi-lagi runtuh karena keberadaan energi ternyata menciptakan diri sendirinya. 

Englart memberikan teori mekanisme meda partikel yang memeberikan massa ada disetiap bagian alam semesta yang pada awalnya hanya berisi partikel tanpa massa. Secara terpisah, Higgs juga mengajukan pendapat yang berebeda tapi memiliki keterkaitan yang kuat. Higgh berpendapat bahwa massa hanya bisa diciptakan dari eksitensi partikel yang tidak dikenal. 

Hasil ini sangat sesuia dengan teori Hawking dan teori fisika elementer yang mengambil peran utama dalam pembentukan jagat raya melalui dentuman besar yang kita kenal sebagai Big Bang. Penemuannya juga menghasilkan kesimpulan yang menarik yang mampu meramal masa depan alam semesta. Partikel temuan Higgs yang memiliki massa 125 giga electron volt (GeV), memberikan indikasi ketidakstabilan ruang vakum yang juga menjelaskan ketidaksabilan alam semesta (unsteady state). Alam semesta akan terus berkembang kekondisi lain hingga pada titik yang disebut sebagai Big Rip

0 Response to "Penemu "Partikel Tuhan" Meraih Nobel Fisika 2013"

Post a Comment